Wednesday, 6 March 2013

Melatih bayi merangkak


Buah hati tumbuh dengan sehat dan kuat pastinya merupakan dambaan setiap orang tua. Untuk itu sebagai orang tua hendaknya mengetahui tahapan normal perkembangan bayi mulai dari lahir. Semakin bertambah usianya maka perkembangan bayi akan sangat cepat dan menakjubkan. Bayi akan tengkurap, duduk, merangkak, berdiri, dan berjalan. Ini merupakan tahapan perkembangan bayi yang seharusnya dijalani oleh bayi.

Setiap tahapan ini mengandung manfaat yang sangat banyak bagi kehidupan bayi selanjutnya. Orang tua akan merasa senang jika bayinya melewati tahapan-tahapan tersebut dengan sangat cepat melebihi anak-anak pada umumnya. Namun ada tahapan yang banyak dilompati oleh bayi yaitu tahap bayi merangkak

Sunday, 3 March 2013

Stimulasi bayi prematur


Bayi prematur kemungkinan memang lebih lambat dalam menguasai suatu keterampilan dibanding bayi lahir cukup bulan. Pemantauan tumbuh kembang sebaiknya dilakukan berdasarkan usia sesungguhnya dari bayi prematur. Misalnya, bila saat ini 11 bulan, maka usia sesungguhnya adalah 8 bulan.

Untuk melatih perkembangan motorik kasar pada bayi prematur, biarkan anak bermain di matras atau kasur, lalu berikan mainan sehingga dia termotivasi untuk belajar mengangkat badan ke arah posisi duduk. Selain itu, jangan terlalu sering digendong. Karena ini bertujuan untuk mencapai kemampuan duduk sendiri.

Saturday, 2 March 2013

Stimulasi pada Bayi



 Bayi memiliki sekitar 100 juta sel syaraf di otaknya semenjak ia lahir. Namun, sel-sel syaraf tersebut tidak akan berguna jika tidak mendapat stimulasi dari lingkungannya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memberikan stimulasi pada bayi 
:
Berinteraksi. Berinteraksi dengan bayi dapat dilakukan melalui nyanyian ataupun mengajak ngobrol. Manfaatkanlah setiap kesempatan untuk berinteraksi dengan bayi. Ketika menggantikan popok, memandikan bayi ataupun saat menyusui, ajaklah bayi ngobrol dengan menceritakan apa yang sedang anda lakukan, ataupun bernyanyilah. Namun, jangan lupa untuk tetap melakukan kontak mata dengan bayi.