Showing posts with label Bayi Prematur. Show all posts
Showing posts with label Bayi Prematur. Show all posts

Saturday, 2 March 2013

Stimulasi pada Bayi



 Bayi memiliki sekitar 100 juta sel syaraf di otaknya semenjak ia lahir. Namun, sel-sel syaraf tersebut tidak akan berguna jika tidak mendapat stimulasi dari lingkungannya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memberikan stimulasi pada bayi 
:
Berinteraksi. Berinteraksi dengan bayi dapat dilakukan melalui nyanyian ataupun mengajak ngobrol. Manfaatkanlah setiap kesempatan untuk berinteraksi dengan bayi. Ketika menggantikan popok, memandikan bayi ataupun saat menyusui, ajaklah bayi ngobrol dengan menceritakan apa yang sedang anda lakukan, ataupun bernyanyilah. Namun, jangan lupa untuk tetap melakukan kontak mata dengan bayi. 

Thursday, 15 December 2011

Pijat Bayi

Cara pijat bayi yang tepat dan manfaatnya untuk tubuh

Dipijat memang menyenangkan apabila dilakukan secara tepat. Dari orang dewasa hingga anak-anak, bahkan bayi sekalipun suka dipijat. Pijat bayi sendiri ternyata memberikan efek positif bagi kesehatan fisiknya. Memijat bayi dipercaya dapat meningkatkan kontak batin serta jalinan kasih antara ibu dan sang bayi atau ayah dan bayinya.

Cara Pijat Bayi yang tepat:
  • Pilih waktu pemijatan saat Anda santai dan tidak tergesa-gesa dan tidak akan terputus di tengah jalan. Jangan memijat bayi sebelum atau setelah makan, atau ketika bayi sakit.  Jangan membangunkan bayi untuk dipijat.
  • Siapkan perlengkapan pijat seperti minyak untuk memijat dari baby oil, minyak telon atau minyak nabati lainnya, alas, popok bersih dan pakaian ganti. Minyak aromaterapi untuk orang dewasa mungkin tidak cocok untuk bayi.
  • Lepas gelang, cincin dan potong kuku-kuku jari Anda yang panjang agar tidak menyakiti kulit bayi Anda yang lembut tanpa  sengaja.
  • Gelar  alas atau handuk lembut di atas permukaan yang datar dan lepaskan pakaian bayi. Anda juga dapat meletakkan bayi di pangkuan Anda. Letakkan bayi dengan posisi telentang saat Anda memijat bagian depan bayi Anda, lalu tengkurap saat memijat bagian belakang.
  • Gosokkan hanya sekitar setengah sendok teh minyak pada telapak tangan Anda untuk memudahkan pijatan tangan Anda  meluncur di tubuh bayi. Anda dapat menambahkan lebih banyak minyak di tubuh bayi kemudian sesuai kebutuhan.
  • Pijat bayi dengan lembut namun tegas dengan telapak tangan atau jari. Pijatlah dengan ringan secara melingkar di dada dan perut, pijat kedua bahu, turun ke bawah di lengan dan kaki lalu kembali ke atas pada bagian punggung.  Bayi baru lahir dapat menikmati hanya dua sampai lima menit pijatan, sementara bayi berusia lebih dari dua bulan dapat menikmati lebih lama.
  • Jangan terlalu banyak memberikan tekanan pada tubuh bayi yang rapuh dan hindari daerah tulang belakang.
  • Tenangkan bayi agar tidak bergerak saat dipijat dengan berbicara atau bernyanyi.
  • Kontak mata dengan bayi membuatnya merasa mendapatkan perhatian penuh dari Anda.
  • Berhenti  memijat secara mendadak dapat membuat bayi waspada. Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan pelan-pelan dan lembut saat akan menghentikan pijatan.
  • Jangan menggunakan minyak di kepala atau wajah. Jaga agar minyak tidak terkena jemari bayi karena mereka cenderung menempatkan jari di  mulut atau mata, sehingga dapat menyebabkan iritasi.
  • Selubungi bayi dengan handuk bersih dan hangat setelah dipijat dan peluklah dia.
  • Hindari ruam, luka atau daerah di mana bayi mendapat suntikan vaksinasinya atau mungkin karena sakit.
  • Anda dapat terus memijat bayi Anda sampai dia berusia tiga atau empat tahun, karena manfaat pijat yang baik sangat banyak.

Manfaat Pijat Bayi
Sebuah studi menunjukkan bahwa bayi prematur yang dipijat tiga kali sehari selama sepuluh hari mendapatkan kenaikan berat badan hampir 50 persen lebih banyak, lebih aktif dan waspada dan dapat meninggalkan rumah sakit enam hari lebih cepat dibandingkan bayi prematur lainnya.

Pijat bayi bermanfaat merangsang  syaraf motorik, memperbaiki pola tidur, membantu pencernaan dan meningkatkan ketenangan  emosional anak, selain menyehatkan tubuh dan otot-otot. Bayi yang dipijat dengan baik dan teratur  dapat tumbuh lebih sehat dan berkembang lebih baik.

Manfaat pijat bayi :
  • pada bagian dada : memberikan fungsi dapat memperkuat jantung dan paru-paru. 
  •  Bagian wajah akan dapat melemaskan otot wajah, punggung serta memperkuat otot tulang belakang.
  •  Bagian perut dapat mengurangi sembelit.
  • Bagian kaki dan tangan dapat memperkuat kaki dan tangannya.

Keuntungan lainnya, pijat bayi merupakan yang sangat aman untuk menyembuhkan bayi yang lahir prematur. Tak hanya itu, juga dapat memacu pertumbuhan susunan otot dan kelenturan yang baik bagi pertumbuhan fisik bayi, serta memacu sistem pernafasan, pencernaan, peredaran darah, kekebalan dan denyut jantung bayi. Selain itu, bayi dapat tidur lebih nyenyak dan makan lebih banyak.

Pemijatan cocok saat bayi berusia seminggu sampai 3 tahun. Pijatan dapat dilakukan selama kurang lebih 15 menit pada pagi dan malam hari menjelang tidur.

Namun bila Anda belum tahu atau belum pernah memijat bayi sebelumnya, pelajari dahulu cara memijat bayi yang baik dan benar untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sebelum melakukan pemijatan, sebaiknya beri ASI atau makan terlebih dahulu agar bayi tidak lapar. Kemudian siapkan minyak oles. Namun, bila bayi tidak mau atau menangis sebaiknya jangan dilanjutkan.

Lihat Video:
Video Pijat Bayi

Wednesday, 14 December 2011

Bayi Prematur


Cara Merawat bayi Prematur
Bayi prematur adalah bayi yang lahir kurang bulan menurut masa gestasinya (usia kehamilannya) dan dengan berat badan kurang dari 2 kilogram. Adapun usia kehamilan cukup bulan adalah 37-41 minggu.

Dibanding bayi yang lahir normal, bayi prematur memang cenderung bermasalah. Dengan prematurnya masa gestasi maka dapat menyebabkan ketidakmatangan pada semua sistem organ, misalnya pada sistem pernapasan (organ paru-paru), sistem peredaran darah (jantung), sistem pencernaan dan sistem saraf pusat (otak). Ketidakmatangan pada sistem-sistem organ itulah yang membuat bayi prematur cenderung mengalami kelainan-kelainan dibanding bayi normal.

Bayi prematur pada umumnya perlu diletakkan di inkubator untuk mengontrol suhu agar bayi tetap berada pada suhu yang sesuai seperti saat  berada dalam kandungan. Selain itu, dengan ditaruh di inkubator, maka bayi dapat dievaluasi fungsi nafasnya (dengan melihat gerakan dada/perut), juga untuk melihat warna kulit bayi.  Itu sebabnya bayi sering diletakkan tanpa pakaian.

Kelainan-kelainan bayi prematur adalah:
  • Sindrom gangguan pernapasan. Kelainan ini terjadi karena kurang matangnya paru-paru sehingga jumlah surfactant (cairan pelapis paru-paru) kurang dari normal. Hal ini menyebabkan paru-paru tidak dapat berkembang sempurna.
  • Perdarahan otak. Ini biasanya terjadi pada minggu pertama kelahiran, terutama pada bayi prematur yang lahir kurang dari 34 minggu. Karena perdarahan otak inilah bayi prematur biasanya tumbuh menjadi anak yang relatif kurang cerdas dibanding anak yang lahir normal.
  • Kelainan jantung. Dalam hal ini yang sering terjadi adalah Patent Ductus Arteriosus (adanya hubungan antara aorta dengan pembuluh darah jantung yang menuju ke paru-paru).
  • Kelainan usus yang disebabkan imaturitasnya dalam menerima nutrisi.
  • Anemia.
  • Infeksi.

Biasanya, saat berat badan bayi sudah mencapai 2000 – 2250 gram, ia sudah bisa dibawa pulang. Tentu setelah dicoba keluar dari inkubator dan dinilai apakah mampu beradaptasi dengan suhu kamar.

Setelah di rumah, yang paling penting diperhatiakan adalah nutrisi  dan  pemberian ASI yang cukup. Ini berguna agar berat badan bayi secepatnya bisa mencapai berat  yang seharusnya ( sekitar 2500 – 3000 gram).

Merawat bayi prematur
Bayi prematur memiliki kekuatan / tonus  otot masih lemah dan ia tidak banyak bergerak. Mereka juga lebih mudah kekurangan kalsium dan zat besi,  juga kadar gula darah yang lebih mudah turun. Kulitnya masih sangat merah dan keriput, kepalanya relatif lebih besar dibanding tubuhnya, tulang kepalanya teraba lunak, dan mereka lebih mudah menjadi kuning dan jika hal ini terjadi, dan bayi menjadi malas minum, segera bawa ke dokter. Memang sedih melihat tubuhnya yang begitu ringkih, tapi ibu tak perlu khawatir karena saat ini perawatan bayi prematur sudah amat modern.

Bayi prematur perlu diberi susu lebih sering dibanding bayi cukup bulan karena mereka membakar kalori lebih cepat. Makin mungil tubuhnya, makin sering nutrisi perlu diberikan.  Umumnya refleks hisap dan menelan sudah cukup baik pada bayi prematur dengan masa kehamilan > 34 minggu (berat lahir > 2000 gram), sehingga bayi dapat dicoba langsung menyusu pada ibunya. Telah dibuktikan bahwa bayi prematur lebih cepat belajar menyusu ASI dibanding minum dari botol. Bila refleks mengisap bayi sudah muncul, ia dapat langsung menyusu pada ibu. Bila belum, susu diberikan dengan sendok khusus. Bila bayi belum ada refleks menelan atau amat lemah hingga tak bisa menelan, susu diberikan langsung ke saluran cernanya lewat selang. Untuk bayi yang sangat prematur atau sakit, nutrisi bisa diberikan lewat infus langsung ke pembuluh darah.

Bayi prematur, disesuaikan dengan berat badannya, akan mendapatkan nutrisi secara bertahap tergantung kondisinya. Bila ia lahir amat kecil, bayi mendapat nutrisi bertahap mulai dari selang infus hingga akhirnya bisa menyusu pada ibu. Agar ASI tersedia, ibu harus diajarkan cara memompa atau memerah ASI secara teratur  dan yang paling penting adalah ibu tidak boleh stress, cukup istirahat dan makan. Ibu yang stress oleh karena bayi dipisahkan dari ibunya /dirawat di RS, dapat menghambat produksi ASI.

Mewaspadai gangguan pernapasan bagi si mungil
Apnea
Bayi prematur seringkali berhenti bernapas beberapa saat, disebut apnea. Apne sering ditemukan, terutama bila umur masa kehamilan di bawah 34 minggu. Oleh karena itu alat pantau sebaiknya dipasang sampai umur masa kehamilan mendekati 34 minggu.

Kebanyakan bayi bernapas kembali cukup dengan stimulasi seperti  tepukan lembut di kakinya.

Sindroma Gawat Napas / Respiratory distress syndrome (RDS)
Bayi-bayi yang sangat kecil (lahir di bawah usia kehamilan 28 minggu) belum cukup memiliki surfaktan, suatu zat penting untuk menjaga paru-paru agar tidak menguncup. Paru-paru yang menguncup/kolaps tak bisa menangkap oksigen yang diperlukan untuk tubuh. Kondisi kekurangan surfaktan ini bisa menyebabkan penyakit membran hialin atau respiratory distress syndrome. Selama pernapasan bayi prematur belum normal, bayi akan mendapatkan bantuan oksigen, artinya bayi akan dirawat di tempat khusus  yaitu Neonatal Intensive Care Unit (NICU)